Assalaamu'alaikum warohmatulloohi wabarokaatuh.

Semoga ini menjadi suatu wadah yang berguna buat kita semua.

Ku datang menghadap-Mu

Ku datang menghadap-Mu

Sabtu, 12 Desember 2009

KESAKSIAN MADAH DO'A

Puji bagi Khalik yang mutlak
Yang telah menempatkan 'Arasy-nya diatas perairan
Dan yang telah menjadikan segala mahluk di bumi
Kepada langit telah Ia berikan kekuasaan
Dan kepada bumi kepatuhan

Kepada langit telah Ia berikan gerak
Dan kepada bumi ketenangan yang tetap

Ia tinggikan angkasa diatas bumi
Bagai tenda tanpa tiang-tiang penyangga
Dalam enam masa Ia ciptakan ketujuh kaukab
Dan dengan dua huruf[kaf dan nun]
Ia ciptakan kesembilan kubah langit

Pada mulanya Ia sepuh bintang-bintang dengan emas
hingga dimalam hari langit dapat bermain trik-trak
Dan berbagai sifat Ia anugerahi jaringan tubuh
Dan telah ditaruh-Nya debu pada ekor burung jiwa
Lautan Ia jadikan cair sebagai tanda pengabdian
Dan puncak-puncak gunungpun bertudung salju
karena takut kepada-Nya

Ia keringkan dasar laut
Dan dari batu-batuanIa hasilkan manikam-manikam mirah
Dan dari darah-Nya wangi kesturi
Kepada gunung-gungung telah Ia berikan puncak-puncak
sebagai senjata
Dan lembah-lembah sebagai ikat pinggang
Maka gunung-gunung itupun menegak kepala dengan bangga
Kadang Ia jadikan kelompok-kelompok mawartimbul dari
wajah api
Kadang Ia bentangkan titian melintang wajah perairan
Dibuatnya seekor nyamuk menggigit namrut,musuhnya
yang menderita empat ratus tahunkarenanya

Dalam kearifan-Nya
Ia menyuruh laba-laba membuat sarang
Untuk melindungi yang tertinggi
Diantara manusia

Di tekan-Nya pinggang semut
Hingga semuti itu serupa sehelai rambut
Dan dijadikan-Nya semut itu
Kawan bagi Sulaiman
Diberikan-Nya semut itu
Jubah hitam orang habsy
Dan baju sutera tak bertenun
Yang layak bagi burung merak

Ketika dilihat-Nya permadani alam cacat
Disulami-Nya hingga serasi
Ia lumuri pedang dengan warna bunga tulip
Dan dari uap Ia buat persemaian bagi bunga-bunga seroja
Ia basahi gumpalan-gumpalan tanah dengan darah
Agar dapat menambil daripadanya batu-batu berharga
dan manikam-manikam mirah

Matahari dan bulan
Yang satu disiang hari
Yang lain dimalam hari
Tunduk hormat pada debu
Dari puja hormat itu berasal gerak meraka

Tuhanlah yang telah membentangkan siang denganwarna putih
Ia juga yang telah melipatnya jadi malam danmenghitamkannya

Kepada burung merak
Ia berikan lengkung leher baju dari emas
Dan burung upupa [hud-hud]
Ia jadikan pembawa berita tentang jalan itu

Angkasa bagi burung yang mengepak-ngepakkan sayap
Sepanjang jalan yang telah ditentukan Tuhan baginya
Sambil memukul-mukul pintu dengan kepalanya
seperti dengan martil

Tuhan telah membuat angkasa berputar
Malam berganti siang
Dan siang berganti malam

Bila Ia meniupkan nafas-Nya pada tanah liat
Terciptalah manusia
Dan dari sedikit uap
Dibentuknya dunia

Kadang disuruh-Nya anjing berjalan dimuka sang pengembara
Kadang diguanakan-Nya kucing menunjukkan jalan itu
Kadang Ia berikan kesaktian Sulaiman pada sebatang tongkat
Kadang Ia berikan kepandaian berbicara pada semut

Dari sebatang tongkat
Ia jadikan seekor ular
Dan dengan sebatang tongkat
Ia timbulkan limpahan air
Ia telah menempatkan diangkasa bola kebanggan
Dan mengikatnya dengan besi
Bila bola itu susut
Dengan warna merah menyala

Ia timbulkan seekor unta dari batu karang
Dan dibuat anak lembu emas itu menguak
Dimusim dingin
Ia tebarkan salju perak
Dimusim gugur
Emas daunan kuning
Ia letakkan selubung pada duri
Dan Ia warnai itu dengan warna darah
Kepada melati
Ia berikan empat helai kelopak
Dan dikepala bunga tulip
Ia kenakan topi merah
Ia kenakan mahkota bunga narsis
Dan Ia jatuhkan mutiara-mutiara
embun kedalam peti sucinya

Menanggap Tuhan
Jiwa bertanya-tanya
Akalpun tak sampaiKarena Tuhan
Maka langit berpusing
Bumipun bergoyang
Dari punggung ikan hingga kebulan
Setiap zarrah ialah saksi akan ada-Nya
Dasar bumi dan puncak langit
Menyatakan sembah hormat mereka
Masing-masing pasa-Nya
Tuhan membuat angin,tanah,api dan darah
Dan dengan semua ini
Ia menyatakan rahasia-Nya

Ia mengambil tanah liat
Dan meremasnya dengan air
Dan setelah empat puluh pagi
Ia menaruh didalamnya ruh
yang menghidupkan tubuh

Tuhan memberikannya kecerdasan agar dapatmembeda-bedakan
benda-benda
Ketika dilihatnya kecerdasan itu
dapat membeda-bedakan
Ia berikan padanya pengetahuan
agar dapat menimbang-nimbang dan memikir-mikir

Tetapi ketika manusia berhasil memiliki berbagai kecakapan
Ia mengakui kelemahannya
Dan diliputi keheran-heranan
Sementara badan jasmaninya menyerah
pada perbuatan-perbuatan lahiriah

Kawan atau lawan
Semua menundukkan kepala
dibawah kayu kuk yang dipasang Tuhan
pada kearifan-Nya
Dan heran
Tuhan pun mengawasi kita semua

Pada permulaan zaman
Tuhan menggunakan gunung-gunung
selaku paku pengukuh bumi
Dan membasuh wajah bumi
dengan air lautan
Kemudian Ia tempatkan bumi
diatas punggung lembu jantan
dan lembu jantan itu diatas ikan
dan ikan itu diatas udara
tetapi diatas mana terletak udara ?
Diatas yang tiada
Tetapi yang tiada itu memang tiada
Dan segalanya itupun tiada

Kalau demikian !
Kagumilah buah karya Tuhan
meskipuan Ia memandang segalanya
itu sebagai tiada,azaly !!!

Dan mengingat bahwa hakikat-Nya
sendirilah yang ada
Maka pastilah tiada suatupun selain Dia

Arasy-Nya diatas perairan
Dan dunia ini di udara
Tetapi tinggalkanlah perairan dan udara itu
Karena segalanya Tuhan
'Arasy dan dunia itu azimat
Tuhan adalah segalanya
dan benda-benda hanya punya nilai
dalam sebutan saja
Dunia yang terlihat
dan tak terlihat
Hanya Dia sendiri jua

Tiada siapapun kecuali Dia
tetapi juga,tak seorangpun
dapat melihat Dia
Mata ini buta
Meskipun dunia diterangi
dengan matahari cemerlang

Andaikan kau dapat melihat Dia
sekejap sajapun
kau akan kehilangan akal
Dan bila kau dapat melihat Dia
sepenuhnya
Kau akan kehilangan dirimu sendiri

Semua orang sadar akan ketidaktahuan
mereka bercancut taliwada
dan berkata dengan sungguh-sungguh
"O,Kau yang tak tampak meskipun Kau membuat kami
kenal padaMu,setiap orang ialah kan tiada yang lain
kecuali Kau yang dinyatakan.Jiwa tersembunyi dalam
raga,dan Kau tersembunyi dalam jiwa."

"O,Kau yang tersembunyi dalam apa yang tersembunyi
Kau lebih dari segalanya.Semua mengetahui diri
mereka ada dalam diriMu dan merekapun
mengetahui diriMu dalam segalanya,karena rumah
Mu dikelilingi para pengawal dan penjaga,bagaimana
dapat mendekat kehadiratMu ? Tiada hati maupun
akal budi dapat sampai pada haikat diriMu,dan
tak seorangpun mengenal sifat-sifatMu.Karena Kau
kekal dan sempurna,maka Kau senantiasa mem
permalukan si bijak,apalagi yang dapat kami ka-
takan,karena Kau tak terlukiskan !"

O,Hatiku !Bila kau ingin sampai pada ambang pengertian
berjalanlah hati-hati.
Bagi setiap zarrah ada pintu tersendiri
dan bagi setiap zarrah ada jalan tersendiri
yang menuju kewujud penuh rahasia
yang kusebutkan itu.

Untuk mengetahui diri sendiri,orang harus
menghayati seratus kehidupan
tetapi kau harus mengenal Tuhan dari"Dia"
sendiri dan bukan dari "diri"mu.
"Dia" lah yang membukakan jalan menuju
pada-Nya bukan pengetahuan manusia.
Pengetahuan tentang "Dia" tak tersedia
dipintu orang-orang yang pandai menyusun
kata,pengetahuan dan kebodohan.
Disini sama
karena keduanya
tak dapat menjelaskan
maupun melukiskan
pendapat orang-orang tentang ini
Hanya timbul dalam
angan-angan mereka
dan aneh tentunya
untuk mencoba
mengambil kesimpulan dari apa yang
mereka katakan
"baik atau buruk"
apa yang mereka katakan itu
hanya berasal dari"diri" mereka sendiri.

Sedang Tuhan diatas segala pengetahuan
dan diluar segala bukti
dan tak satupun
yang dapat menggambarkan
"keAgungan suci diri-Nya"

O,Kau yang menghargai kebenaran ! janganlah mencari qias
adanya "wujud" yang tak terbandingkan
ini tak memungkinkan qias karena tiada
para nabi maupun para utusan dari
langit memahai sezarrah terkecilpun.

Mereka semua bersujud sambil berkata :
"Kami tak mengenal Tuan sebagaimana
keadaan Tuan yang sebenarnya."
Kalau demikian ! apalah artinya "aku" ini
yang beranggapan bahwa "aku"
mengenal "Dia" ?

O,Keturunan yang bodoh manusia pertama ! khalifah Tuhan
dibumi
Berusahalah untuk ikut memiliki
pengetahuan rohani bapakmu yaitu Adam
tentang apa yang diajarkan Tuhan padanya
ialah nama-nama.
Baik apakah itu tetumbuhan ataukah hewan-
hewan yang tempatnya diseluruh jagad
semesta ini

Segala mahluk yang diciptakan Tuhan
dari yang tiada bersujud dihadapan-Nya

Ketika Tuhan ingin menciptakan Adam
dikeluarkan-Nya Adam dari balik seratus tirai
lalu kata-Nya pada Adam

O.Adam ! Sekalian mahluk bersembah sujud padaKU
Kini saatnya bagimu menerima sembah
sujud mereka,yang satu itu
Yang tak mau melakukan
sembah sujud inipun diubah
dari malaikat menjadi syetan
Ia dikutuk dan tak memiliki
pengetahuan rahasia itu
Wajahnya jadi hitam
lalu sembahnya pada Tuhan

"O,Tuhanku yang memiliki kebebasan
mutlak,jangan tinggalkan hamba."

Yang Maha Tinggi menjawab
"Kau yang terkutuk,ketahuilah !
bahwa Adam hambaKu
dan juga raja alam ini
hari ini pergilah kehadapannya
dan esok bakarlah ispand untuknya !"

Ketika jiwa disatukan dengan raga
maka iapun merupakan bagian
dari keseluruhan itu
Belum pernah ada pesona
yang mengagumkan seperti itu
Jiwa punya peranan
dalam apa yang tinggi
Dan raga punya peranan
dalam apa yang rendah
terbentuklah paduan
antara tanah liat yang pekat
dan ruh yang murni.

Karena paduan ini,maka insanpun menjadi yang paling
mengagumkan dari segala rahasia.

Kita tak tahu dan tak mengerti sedikitpun tentang ruh kita.
Jika kau ingin mengatakan sesuatu tentang ini
lebih baik kau diam.
Banyak yang tahu akan permukaan lautan ini
tetapi mereka tak mengerti sedikitpun
akan dasarnya yang terdalam
dan dunia lahiriah ini.
Ialah pesona yang melindunginya.
Tetapi pesona yang berupa rintangan-rintangan jasmani ini
akhirnya kan rusak
dan akan kau temukan harta itu
bila pesona itu lenyap.
Jiwapun akan menyingkapkan dirinya sendiri
bila raga yang tersingkir
tetapi jiwamu
ialah suatu pesona yang lain
Dalam hal yang berhubungan
dengan rahasia ini
jiwa itu suatu kenyataan yang lain.

Maka tempuhlah jalan yang akan Kutunjukkan
tetapi janganlah minta penjelasan.

Dilautan maha raya ini
Dunia ialah sebuah zarrah
dan zarrah itu sebuah dunia
Siapa tahu
mana yang lebih berharga disini
batu permata atau kerikil ?.
Kita telah mempertaruhkan hidup kita
akal budi kita
jiwa kita
agama kita
untuk memahami
kesempurnaan sebuah zarrah.

Jahitlah bibirmu
dan jangan bertanya apa-apa
tentang langit tertinggi
atau 'Arasy Tuhan'
tak seorangpun
yang sungguh-sungguh tahu
akan hakikat zarrah itu

Tanyakan pada siapa saja sesukamu.

Langit bagai kubah terbalik
tanpa ketetapan yang pasti
bergerak dan sekaligus juga
tak bergerak

Orang tenggelam dalam renungan
tentang rahasia yang demikian
yang bagai tirai [cadar]
berlapis tirai [cadar]
orangpun serupa gambar
yang terlukis di dinding
Ia hanya bisa merasa kecewa
melihat hasratnya
yang tak sampai

Pikirkan mereka yang menempuh jalan ruhani
lihat apa yang terjadi pada Adam
ingat berapa tahun
yang ia lewatkan
dalam berduka

Renungkan air bah dimasa Nuh
dan sekalian kepala suku itu
yang menderita dalam cengkraman
orang-orang yang jahat
Pikirkan Ibrahim yang penuh cinta kepada Tuhan
Ia menderita penganiayaan
dan dilemparkan kedalam api

Ingat Ismail yang malang
yang dikorbankan
demi cinta Ilahiat

Tengok Ya'qub yang menjadi buta
lantaran meratapi
putranya

Lihat Yusuf yang mengagumkan
baik ketika berkuasa
maupun ketika menghamba
ketika dalam sumur
dan dalam penjara

Kenangkan Ayyub yang papa
yang menggeliat di tanah
menjadi mangsa cacing
dan srigala

Ingat Yunus,setelah tersesat dari jalan itu
meninggalkan bulan
keperut ikan

Lihat Sulaiman,yang kerajaannya dikuasai jin.

Ingat Zakaria,begitu menyala-nyala cintanya pada Tuhan
sehingga ia tetap diam
ketika orang-orang membunuhnya.

Dan Yahya,yang dihinakan di muka orang banyak
dan kepalanya diletakkan
diatas lempengan kayu.

Tegak berdirilah dikaki tiang salib
mengagumi Isa
ketika ia menyelamatkan dirinya
dari tangan-tangan orang yahudi.

Dan akhirnya,renungkanlah segala yang diderita
oleh pemimpin sekalian Nabi itu
berupa penghinaan
dan penganiayaan
dari orang-orang yang jahat.

Setelah itu,adakah kau mengira mudah saja
untuk sampai sampai pada kepengetahuan
keruhanian ? itu tak kuranglah artinya
dari keberanian menghadapi segalanya.

O,Kearifan ! kau tak lebih dari anak susuan
dan akal budi orang-orang tua
dan berpengalamanpun
sesaat dalam pencarian ini.

Apa yang akan kukatan selanjutnya
karena tak ada lagi
yang mesti kukatakan
dan tak ada pula
setangkai mawarpun
yang tinggal dalam semak.

Betapa aku,sidungu - akan sampai kehakikat ini
dan kalaupun dapat
bagaimana akan bisa masuk
lewat pintu itu ?
O,Khalik yang mutlak lagi kudus !
hidupkan semangat percaya
dan tak percaya
sama-sama bermandi darah
dan kepalaku berpusing bagai langit
aku bukan tanpa harapan
tetapi aku tak sabar.

Sahabat sahabatku !
kita sama-sama bertetangga
aku ingin mengulang-ulang
pembicaraanku padamu
siang dan malam
agar kalian tidak sejenakpun


mulai mencari kebenaran.


WASSALAM
GOA PUALAM
CISADA '97

Tidak ada komentar:

Posting Komentar